Peran Guru dalam Mengatasi Konflik Antar Peserta Didik

Authors

  • Badrus Somad Universitas Islam Negeri Madura
  • Saiful Arif Universitas Islam Negeri Madura

DOI:

https://doi.org/10.52620/jctce.v2i1.233

Keywords:

Peran, Guru, Konflik, Peserta Didik

Abstract

Konflik merupakan bentuk perbedaan pendapat atau pertentangan yang sering muncul di kalangan pelajar. Dalam situasi seperti ini, peran guru sangat dibutuhkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi nyata bagi guru dalam mengelola dan menyelesaikan konflik di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan, yaitu dengan menelaah berbagai teori dan hasil penelitian sebelumnya tentang manajemen konflik di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru dapat menangani konflik antar siswa dengan beberapa cara, seperti menerapkan pendekatan asertif, bertindak sebagai penengah (mediator), mengajarkan keterampilan pemecahan masalah (problem solving), mendampingi siswa tanpa bersikap menghakimi, serta menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua atau wali. Dengan menerapkan pendekatan tersebut, diharapkan guru dapat menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan harmonis di sekolah.

References

Azmi, W., & Nurjannah, N. (2022). Teknik Assertive Training Dalam Pendekatan Behavioristik Dan Aplikasinya Konseling Kelompok: Sebuah Tinjauan Konseptual. Journal of Contemporary Islamic Counselling, 2(2), 101–112. https://doi.org/10.59027/jcic.v2i2.155

Chandra, R. I. (1992). Konflik dalam hidup sehari-hari. Yogyakarta: Kanisius.

Darmayanti. (2023). Strategi Guru Wali Kelas Dalam Mengatasi Konflik Antar Siswa Di SMA Negeri 4 Palopo (Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Palopo).

Dinas Pendidikan Jakarta Timur. (2025, Mei 2). Peringatan Hardiknas 2025 Dan Komitmen Pemerintah Terhadap Dunia Pendidikan: Pernyataan Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, Dalam Upacara Hari Pendidikan Nasional.

Kunniarti, D., Budjang, G., & Imran. (2017). Faktor-Faktor Penyebab Konflik Sosial Antar Siswa Kelas IX SMP Negeri 3 Sungai Raya. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 6(12). https://doi.org/10.26418/jppk.v6i12.23176

Hasibuan, Y. (2024). Eksplorasi Peran Guru Islam Sebagai Mediator Konflik Siswa Di Sekolah Dasar. Jurnal Kualitas Pendidikan, 2(2), 266–272. https://doi.org/10.65311/jkp.v2i2.850

Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan Tindak Kekerasan Di Satuan Pendidikan. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Mudayat, M., & Mualip, M. (2024). Penerapan Teori Kognitif Sosial Olahraga Di Sekolah SMA VIP Alhuda Kebumen 2024. Jurnal Pendidikan UNIGA, 18(1), 93–108. https://doi.org/10.52434/jpu.v18i1.3845

Nurussalami, N., Abra, N. A., & Yusrijal, Y. (2023). Strategi Kepala Madrasah Dalam Pengelolaan Konflik Siswa Di MAS Jeumala Amal Pidie Jaya. Intelektualita: Journal of Education Sciences and Teacher Training, 12(2). https://doi.org/10.22373/ji.v12i2.21784

Prabowo, S., Nisaa’k, Z. K., Khoiruddin, R., & Fathoni, T. (2025). Strategi Menghadapi Peserta Didik Remaja Melalui Pendekatan Empatik Dalam Bimbingan Dan Konseling. AL-MIKRAJ: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 5(2), 458–467. https://doi.org/10.37680/almikraj.v5i2.6830

Prayoga, G. (2024). Upaya Guru Dalam Pembentukan Karakter Siswa Melalui Metode Pembiasaan Di SDIT Harapan Bunda Purwokerto. Jurnal Pendidikan UNIGA, 18(1), 109–116. https://doi.org/10.52434/jpu.v18i1.3844

Prayogi, A., Nasrullah, R., Setiawan, S., & Setyawan, M. A. (2025). Konsep Konflik Dan Teori Konflik Sosial Dalam Pemikiran Karl Marx. SINORA: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 1(1). https://journal.ajbnews.com/index.php/sinora/article/view/87

Pusat Informasi Kriminal Nasional (Pusiknas) Polri. (2025). Data Kasus Penganiayaan Dan Pengeroyokan Anak Sebagai Terlapor. https://pusiknas.polri.go.id

Ritiauw, S. P. (2019). Peran Guru IPS Dalam Pembelajaran Resolusi Konflik Berbasis Nilai Budaya Pela Di Kota Ambon. Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal, 6(2), 83–95. https://doi.org/10.15408/sd.v6i2.13141

Rusdiana. (2015). Manajemen Konflik. Bandung: CV Pustaka Setia.

Sarjono, D. D. (2008). Panduan Penulisan Skripsi. Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam.

Surya, Y. F. (2017). Penerapan Pendekatan Problem Solving Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas IV SD. JS (Jurnal Sekolah), 1(2), 1–11. https://doi.org/10.24114/js.v1i2.7315

Suryadi, E., Haryanto, E., & Firman, F. (2022). Analisis Penyelesaian Konflik Di Sekolah Dasar Negeri 20/1 Kabupaten Batanghari. Indonesian Educational Administration And Leadership Journal (IDEAL), 4(2). https://doi.org/10.22437/ideal.v4i2.18788

Taylor, S. E., & Peplau, L. A. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Kencana.

Yuliana. (2022). Manajemen Konflik Sekolah Dengan Orang Tua Siswa SMP Negeri Pulau Kidak Kabupaten Musi Rawas Utara. Manajer Pendidikan: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana, 16(1). https://doi.org/10.33369/mapen.v16i1.21385

Downloads

Published

23-04-2026

How to Cite

Somad, B., & Arif, S. (2026). Peran Guru dalam Mengatasi Konflik Antar Peserta Didik. Journal of Communication in Tourism, Culture and Education, 2(1), 34–46. https://doi.org/10.52620/jctce.v2i1.233

Issue

Section

Articles