Wacana Kritis Karakter Tokoh Marni dan Rahayu dalam Novel Entrok Karya Okky Madasari
Main Article Content
Abstract
Analisis Wacana Kritis merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menganalisis wacana baik lisan maupun tulis. Objek dari analisis wacana kritis (Critical Discourse Analysis) adalah bahasa, sama halnya dengan analisis wacana (Discourse Analysis). Namun dalam analisis wacana kritis, tidak hanya aspek bahasa saja yang diteliti namun termasuk pula konteks yang menyertainya. Model Van Dijk adalah model yang paling banyak dipakai. Hal ini mungkin disebabkan karena Van Dijk menformulasikan elemen-elemen wacana, sehingga bisa dipakai secara praktis. Menurut Van Dijk, penelitian atas wacana tidak cukup hanya didasarkan pada analisis teks semata, karena teks hanya hasil dari suatu praktik produksi yang harus juga diamati. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendiskripsikan suatu hal, yakni mencakup wacana kritis karakter tokoh Marni dan Rahayu dalam novel “Entrok” karya Okky Madasari. Penelitian ini menggunakan metode jenis deskriptif kualitatif. Sumber Data peneltian berupa paparan kebahasan berbentuk kalimat. Pengumpulan data-data menggunakan teknik simak dan catat. Instrumen yang dipergunakan untuk mengumpulkan data berupa manusia, yaitu peneliti sendiri. Demi menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap deskripsi data, analisis data, serta pembahasan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, simpulan yang bisa didapat dari analisis data wacana kritis karakter tokoh Rahayu adalah berbagai macam karakter (sifat) muncul pada saat sang tokoh mengalami kejadian apapun. Tokoh Rahayu tidak begitu berbanding terbalik dengan ibunya (Marni).
Downloads
Metrics
Article Details
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities – tacitly or explicitly – of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
References
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, S. 2013. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Chamamah Soeratno, Siti dalam Jabrohim. 2001. Metodologi Penelitian Sastra.Yogyakarta: Hanindika
Eriyanto. 2009. Analisis Wacana Pengantar Analisis Teks Media (N. Huda (ed.); VII). Yogyakarta: LKiS.
Faruk. 2010. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Madasari, Okky. 2010. Entrok. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Moleong, J.L. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Moleong, J.L. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, Burhan. 2007. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada.
Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Penilaian Pembelajaran Bahasa. Yogyakarta: BPFE
Nurgiyantoro, Burhan. 2012. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: BPFE.
Pradopo, Rachmat Djoko. dkk. 2001. Metodologi Penelitian sastra. Yogyakarta: PT. Hanindita Graha Widya.
Ratna, Nyoman Kutha. 2005. Sastra dan Cultural Studies, Representasi Fiksi, dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Susilo, Daniel. 2021. ANALISIS WACANA KRITIS VAN DIJK: SEBUAH MODEL DAN TINJAUAN KRITIS PADA MEDIA DARING. Surabaya: UNITOMO PRESS
http://eprints.unm.ac.id/19564/1/BUKU%20ANALISIS%20WACANA.pdf
https://id.wikipedia.org/wiki/Entrok
https://yoursay.suara.com/ulasan/2022/04/04/171447/novel-entrok-tradisi-leluhur-dan-agama
https://sastranesia.id/tiga-dimensi-analisis-wacana-kritis-van-dijk/